Belajar Berkata "Tidak"


Film Yes Man (2008) yang  diperankan oleh Jim Carrey sebagai aktor utama, dalam beberapa adegannya, menekankan pentingnya berkata "ya" terhadap segala sesuatu. "Ya" akan menuntunmu ke mana pun. Dan itu bisa berarti baik atau buruk.

Saya merasakan ketika hidup di Aceh, Indonesia, cukup sulit menolak permintaan seseorang. Apalagi ketika orang tersebut memiliki hubungan persaudaraan atau pertemanan yang karib. Saya misalnya, sering menerima tawaran pekerjaan hanya karena tidak enak menolaknya. Takut menyakiti hati. Efeknya, bukan hanya pekerjaan sehari-hari saya yang terganggu, tapi juga pekerjaan yang baru saya terima. Kata "ya" yang saya berikan sebagai jawaban, dalam hal ini tidak bermanfaat secara maksimal bagi penerima dan pemberi pekerjaan.

Saking seringnya berkata "ya," saya juga jadi punya kebiasaan "menerima dulu, menolak kemudian." Maksudnya, saya cenderung tidak pikir panjang ketika ditawari pekerjaan, namun baru merenung setelahnya. Buruk sekali.

Saya percaya, setiap orang perlu belajar berkata "tidak." Atau paling kurang, meminta tenggang beberapa hari sebelum menjawab sebuah tawaran. Jika cocok, terimalah. Jika tidak, tolaklah dan berterima kasih. Saya pikir hal ini lebih adil kepada diri sendiri, dan orang lain. Menolak tidak selamanya buruk, begitu pula sebaliknya []

Saturday, October 13, 2018 by Muhammad Haekal
Categories: Leave a comment

Leave a Reply