Alat

Beberapa hari lalu, aku tiba-tiba ingin membeli Macbook. Mungkin karena pengaruh laptopku yang sering lemot ketika kuperlukan, ditambah lagi Macbook bukan barang langka di kampus. Kebanyakan mahasiswa yang kutemui memakainya. Namun, apakah aku benar-benar memerlukannya?


Jika dua orang diberikan mesin tik yang sama, seorang bernama Haekal dan seorang lagi bernama Pram, tentu akan berbeda. Pram akan menulis novel. Sementara Haekal akan memfoto mesin tik itu dan memajangnya di instagram, tak lupa dengan tagar "#antique." Terpikir tentang hal itu, aku pun menunda rencana penuh nafsu itu.

Alat bisa menimbulkan imajinasi seakan-akan dengan memilikinya adalah cara instan menjiwai fungsi-fungsi, dan mendapatkan manfaat-manfaatnya. Padahal, alat hanyalah alat. Ia akan bermanfaat jika digunakan dengan tepat. Laptop baru tak menjamin seseorang akan menjadi penulis yang produktif. Hal yang sama berlaku bagi kamera, gitar, atau matras yoga. Semuanya tak serta-merta menjadikan seseorang fotografer, gitaris, dan yogi. Di sinilah banyak orang terjebak []

Friday, July 14, 2017 by Muhammad Haekal
Categories: Leave a comment

Leave a Reply