Showing posts with label terbit di media. Show all posts
Puisi Kampus
Saturday, October 20, 2018
by Muhammad Haekal
Categories:
Aceh,
Indonesia,
kampus,
puisi,
terbit di media
Leave a comment
12 Desember 2016
Wednesday, December 14, 2016
by Muhammad Haekal
Categories:
Kolom,
terbit di media
Leave a comment
Kepala Berkutu
Alhamdulillah puisi ini terbit di Serambi Indonesia tanggal 21 April 2013. Klik di sini untuk langsung menuju situs.
------------------------------------------------------------------
Kepala kami berkutu
Pikiran kami pun gatal
Tindakan kami ikut kumal
Kepala kami berkutu
Dimantra tak bisa
Digaruk tak kuasa
Tuhan, hari ini kepala kami masih berkutu
Bolehkah kami meminta Kepala yang baru?
Kami malu
Tuesday, May 7, 2013
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
2 comments
Puisi - Lembar Demi Lembar
Alhamdulillah puisi ini terbit di Serambi Indonesia tanggal 25 November 2012. Klik di sini untuk langsung menuju situs.
-------------
Lembar demi Lembar
Lembar demi lembar
Jemari kita mengayuh
Tak hirau sapuan peluh
Atau layar putih yang mengaduh
Lembar demi lembar
Otak kita berpacu
Nafas kita menderu
Lupakan sejenak nafsu dan waktu
Lembar demi lembar
Di tengah gempuran menuanya usia
Di tengah harapan orang tua
Di tengah beban menjadi seorang legenda
Lembar demi lembar
Menyatukan segenap jantung hati
Menambatkan setiap nadi
Para mahasiswa
(Kampus Biru, 23 November 2012)
Tuesday, November 27, 2012
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
2 comments
Puisi - Perempuan Pasir
Kau, perempuan pasir
Yang pergi ke pergelaran ombak
Menutup matamu untuk tidak buta
Membuka hatimu untuk bisa peka
Kau, perempuan pasir
Yang berjalan tanpa alas kaki
Membiarkan butiran-butiran asin meresap di kulitmu
Merelakan buih-buih mengkilap di kukumu
Kau, perempuan pasir
Yang memahami segala risau angin
Memaknai setiap teriakan debur
Tapi, tidak lari dari hidup yang mengabur
Kau, perempuan pasir
Yang mengumpulkan setiap butirannya
Memasukkannya ke dalam botol
Dan membawanya pulang.
Wednesday, October 24, 2012
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
Leave a comment
Cerpen - Wisuda
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
4 comments
Cerpen - Mati Lampu
Alhamdulillah cerpen saya diterbitkan oleh Serambi Indonesia, 10 Juni 2012. (klik di sini utk langsung menuju situs).
-----------------------------------------------------------------
Tuesday, June 12, 2012
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
Leave a comment
Seteru Warna
Alhamdulillah puisi ini terbit di Serambi Indonesia. (klik di sini untuk langsung menuju situs)
---------------------------------------------------
Warna-warna saling berseteru
Mengadu mulut manis dan merdu
Di belakang tangannya melempar batu
Warna-warna saling berseteru
Merebut kursi nomor satu
Saling menyikut tanpa malu
Warna-warna saling berseteru
Sementara rakyat menonton gelisah
Bergidik melihat darah yang tumpah
Muhammad Haekal, mahasiswa jurusan PBI IAIN Ar-Raniry
Sunday, April 1, 2012
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
2 comments
Pornografi Ancam Anak Aceh
-----------------------------------------------------------------------------------------
Muhammad Haekal, mahasiswa IAIN Ar-Raniry
Sunday, March 18, 2012
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
4 comments
Mencari Meuseukat
------------------------------------------------------------------------------------
Sunday, March 11, 2012
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
Leave a comment
Menulis
---------------------------------------------------------------------
Kadang aku menjadi tua renta
Wanita gila
Bahkan lelaki durjana
Kadang aku melihat anjing,
Setan,
Jika beruntung bidadari
Kadang aku menjadi kamu,
Dia,
Sesekali diriku sendiri
Dan terkadang semua berakhir dengan suka,
Tawa,
Atau mungkin air mata.
Oh, menulis!
*Muhammad Haekal, mahasiswa jurusan PBI IAIN Ar-Raniry
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
Leave a comment
Kusangka
-----------------------------------------------------------------------------
Aku berpapasan denganmu
Aku sangka benar
Ternyata hanya bayanganmu
Kupanggil engkau
Kuberteriak
Kutunjuk
Tak kau hirau
Apa salahku?
Aku terpaku
Melihat bibirmu bergerak
Membalas setiap panggilan
Menoleh di setiap tunjukan
Yang mereka berikan
Aku?
Aku tidak meminta
Bukan pula mengiba
Hanya tidak mengerti ke mana pikiranmu bermuara
Kejauhan bukan persoalan raga yang berpisah pulau
Tapi hati yang bersekat daki
Perpisahan bukan persoalan kepergian tubuh
Tapi kalbu yang tidak pernah pulang
Dan aku kembali bertanya
Aku hanya tidak mengerti
Kali ini aku tidak paham
Dan esok hari aku tidak berharap semua masih demikian
Aku berpapasan denganmu
Aku sangka benar
Ternyata hanya bayanganmu
(Februari, 2012)
* Muhammad Haekal, mahasiswa jurusan PBI, IAIN Ar-Raniry
Monday, March 5, 2012
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
Leave a comment
Memanusiawikan Anak-anak
-----------------------------------------------------------------------------
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
Leave a comment
Berkampanye
-------------------------------------------------------------------------------
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
Leave a comment
Parade Puisi Mahasiswa
(klik di sini untuk langsung ke situs)
GULITA YANG BERGANTI
Dan semua tanpa warna…
Semu malam gulita…
Bersemilir angin tak berkala…
Aku mewajah gerah…
Tanpa usang semua terbang…
Dengan debu melekat hampa…
Kutawar berada pagi…
Yang biasa bermatahari tanpa bintang abadi…
Dan semua memberkas kilaunya…
Petang yang datang…hilang…
Kesempurnaan awan yang menghujan…
Malam yang mengembun…menantang…
Tanpa selimut aku duduk di haluan…
Berteman angin meyakin Tuhan…
Dan semua sejalan berpaling…
Tak mampu kulupakan dengan sekepul asap…
Tak mampu hilang dengan secangkir panas hitam…
Dan kusapa jenuh sang bulan pagi…
Yang sebentar lagi tergantikan oleh matahari…
Sang cahaya yang terkadang menepi namun memberi…
Berkias alam menebar wangi…
Tempat ombak biru yang tak pernah kudaki…
Ruang kenyataan tanpa palung hati…
Sebuah hiasan terbaik yang kumiliki di semua dimensi hari…
-----------------------------------------------------------
MAHASISWA?
Hanya itukah ilmu mu?
Belajar untuk melempar batu…
Di tengah jembatan kau adu uratmu…
Sesama saudara membunuh tanpa malu…
Hanya itukah ilmu mu?
Meneriakkan kata setia dengan jiwa…
Namun melepasnya dalam sekejap mata…
Dan lihatlah pendahulumu di ’98…
Mereka berdarah….berkorban…
Tumbangkan rezim tegakkan reformasi…
Dan lihat dirimu…
Yang darahnya tertumpah sia-sia..
Tanpa guna suatu apa..hanya derita dan jerit tanpa nyawa…
Hai kau di sana!!!!!
Masihkah kau mengaku mahasiswa?!
by Muhammad Haekal
Categories:
terbit di media
Leave a comment


.jpg)











